PMI Sukabumi menyalurkan bantuan darurat kepada korban rumah roboh
Sementara itu, saat ditemui di lokasi, Erni mengaku sudah mempunyai firasat dan merasa tidak nyaman serta khawatir sehingga ia dan kedua anaknya memutuskan untuk tinggal di rumah orang tuanya.
Benar saja, pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB ia mendapat informasi dari tetangganya bahwa rumahnya roboh. Padahal saat itu kondisi cuaca normal, tidak ada hujan apalagi angin kencang.
Diakuinya, robohnya rumah tersebut karena sudah tidak layak huni, ditambah lagi ia seorang janda dan bekerja serabutan, sehingga ia tidak mempunyai biaya untuk memperbaiki rumahnya yang bobrok.
Meski sedih karena rumahnya roboh, ia dan kedua anaknya tetap bersyukur karena saat kejadian mereka tidak ada di rumah sehingga selamat dari bencana.
Lain ceritanya jika saat itu dia tidak sedang menginap di rumah orang tuanya. Erni juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Sukabumi yang telah membantunya dengan memberikan berbagai bantuan untuk keperluan sehari-hari.
Baca juga: PMI membuka hotline bagi warga Sukabumi yang membutuhkan layanan air bersih
Baca juga: BPBD: Sepanjang Juni 2023, Kota Sukabumi dilanda 10 bencana alam
Baca juga: BPBD: 14 Rumah dan Dua Sekolah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa
Wartawan : Aditia Aulia Rohman
Redaktur: Muhammad Yusuf
HAK CIPTA © ANTARA 2023
