Biografi Sunan Bonang dan cara dakwahnya menggunakan seni
Sunan Bonang juga menciptakan gerak atau jurus fisik yang diambilnya dari seni bentuk huruf Hijaiyyah yang terdiri dari 28 huruf dimulai dari huruf Alif dan diakhiri dengan huruf Ya’. Beliau menciptakan gerak fisik dari nama dan lambang huruf hijaiyyah dengan tujuan yang sangat dalam dan sarat makna.
Penekanan keilmuan yang diciptakan Sunan Bonang adalah mengajak murid-muridnya untuk melakukan sujud atau doa dan dzikir. Hingga kini ilmu pengetahuan yang diciptakan Sunan Bonang masih dilestarikan di Indonesia oleh generasinya dan diselenggarakan dengan nama Padepokan Ilmu Sujud Daya Dalam Silat Tauhid Indonesia.
Selain itu Sunan Bonang juga piawai bermain wayang serta menguasai seni dan sastra Jawa. Dalam pertunjukan wayang, Sunan Bonang menambahkan ricikan yaitu kuda, gajah, harimau, garuda, kereta dan rampogan untuk memperkaya pertunjukan.
Selain itu dalam seni wayang, Sunan Bonang dikenal sebagai dalang yang piawai membius penontonnya. Sebab, Sunan Bonang mempunyai cara unik dalam mengubah lakon dan memasukkan tafsir khas Islam dalam setiap pementasan wayangnya.
