Bapanas mempercepat konversi SPHP dan beras komersil menjadi kemasan 5 kg
Arief mengatakan, beras komersil yang akan dikonversi menjadi kemasan 5 kg telah disiapkan sebanyak 200 ribu ton. Khusus Jakarta, kata dia, sesuai permintaan Pj Gubernur DKI Jakarta dan Direktur Utama Food Station, diberikan sebanyak 50 ribu ton.
Ia mengatakan, program intervensi pemerintah terhadap Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) telah dilakukan sejak tahun 2023 dan akan berlanjut hingga tahun ini.
Setelah diterapkan, kata Arief, tren harga beras medium (IR 64 III) di PIBC mulai menurun secara bertahap. Hingga 9 Februari, harga beras medium (IR 64 III) yang tercatat di PIBC adalah Rp 10.655 per kg dengan total stok beras mencapai 34.590 ton.
“Jadi yang dilakukan Badan Pangan Nasional adalah memberikan keseimbangan antara hulu, tengah, dan hilir. Khusus untuk hilir, karena harganya tinggi, hal ini sedang kita diskusikan dan segera persiapkan.
Arief menambahkan, 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) kategori prasejahtera nantinya akan mendapat bantuan pangan beras gratis sebanyak 10 kg.
“Ini bukti pemerintah adil. “Bantuan pangan beras ini sedikit banyak akan mempengaruhi tarikan ritel (permintaan beras),” kata Arief.
Baca juga: Bapanas Sebut Pembatasan Pembelian Beras Eceran Demi Kesetaraan
Baca juga: Food Station dan Mitra Usaha Gotong Royong Amankan Stok Beras Ramadhan
Baca juga: Bulog Pastikan Stok Beras di Jabar Aman Hingga Idul Fitri 2024
Wartawan: Muhammad Harianto
Redaktur: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2024