Indonesia dan Jepang memiliki banyak peluang kerja sama di bidang farmasi
“Pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan dan insentif yang menciptakan lingkungan yang menarik bagi investasi di industri farmasi dan peralatan medis. “Langkah ini sangat penting tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi tetapi juga meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan,” kata Agus.
PMDBF kedua ini diselenggarakan oleh perwakilan RI di Jepang yaitu KBRI Tokyo, KJRI Osaka, IIPC Tokyo, dan ITPC Osaka yang bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Investasi/BKPM, Kementerian Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Forum yang diselenggarakan secara luring dan daring ini dihadiri oleh 250 peserta yang berasal dari perusahaan dan pelaku usaha farmasi Indonesia dan Jepang.
Baca juga: Kemenkes: Alkes lokal hanya menguasai 25 persen pasar dalam negeri
Baca juga: Indonesia-Jepang Kerja Sama Riset Energi Selama Lima Tahun
Menko Luhut meminta peningkatan penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri
Reporter: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Tia Mutiasari
HAK CIPTA © ANTARA 2023
