Bulog tinjau persiapan panen di Blora-Grobogan untuk pasokan pangan
Bulog berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan pasokan beras di pasar, serta mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah distribusi beras melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. (SPHP).
Sementara itu, Murdono, pemilik pabrik CV Sumber Makmur Blora, menjelaskan, sudah ada sekitar 100 ton beras premium merek Mawar dan kemasan merek Padi yang siap dikirim ke pengecer modern dan pasar tradisional.
Murdono menambahkan, harga jualnya berkisar Rp13 ribu per kilogram, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
“Harga jualnya sekitar Rp13 ribu per kilogram sehingga akan dijual ke konsumen dengan harga sesuai HET. Ada juga beras pecah tanpa kemasan sekitar 50 ton dan gabah tanpa kemasan siap diolah 100 ton,” ungkapnya. Murdono.
Baca juga: Pemerintah melakukan intervensi pasar untuk menyeimbangkan harga pangan
Baca juga: Bulog: Bantuan Beras Bantu Masyarakat di Tengah Gejolak Pangan Dunia
Baca juga: Presiden Jokowi Jelaskan Alasan Kenaikan Beras
Wartawan: Muhammad Harianto
Redaktur: Ahmad Buchori
Hak Cipta © ANTARA 2024
