NEWS

Staf Khusus Presiden: Belum ada jadwal pasti bagi Jokowi untuk menerima Syahrul Yasin Limpo

Stafsus Presiden: Belum ada jadwal Jokowi terima Syahrul Yasin Limpo

Jakarta (ANTARA) – Koordinator Staf Khusus Presiden Joko Widodo, AAGN Ari Dwipayana mengatakan, hingga Jumat, belum ada jadwal Presiden Jokowi menerima Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang hendak mengundurkan diri sebagai Menteri Pertanian.Hingga saat ini belum ada jadwal agenda Presiden hari ini untuk menerima Pak Syahrul Yasin Limpo, kata Ari saat dihubungi ANTARA melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.

Ari mengatakan, surat pengunduran diri SYL yang disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno telah dilaporkan kepada Presiden Jokowi pada Kamis (5/10).

“Kemarin sore suratnya sudah diterima Menteri Sekretaris Negara, tentunya pada kesempatan pertama sudah dilaporkan ke Presiden,” ujarnya.

SYL pada Kamis malam menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo di tengah dugaan kasus korupsi di kementeriannya yang sedang diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Kementerian Sekretariat Negara.

Baca juga: Pratikno: Syahrul Diminta Hadapi Jokowi Jumat Ini
Baca juga: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Resmi Serahkan Surat Pengunduran Diri

SYL kemudian mengajukan diri menghadap Presiden Joko Widodo pada Jumat (6/10) ini untuk mengajukan segera pengunduran dirinya sebagai menteri.

“Beliau (Syahrul Yasin Limpo) minta waktu menghadap Presiden besok (Jumat), minta waktu kepada Presiden untuk hadir besok,” kata Pratikno, Kamis malam.

Syahrul yang juga mantan Gubernur Sulsel tiba di Indonesia, Rabu (4/10) malam, setelah dikabarkan “kehilangan kontak” di tengah pengusutan kasus dugaan korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kementerian. Pertanian.

Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 29 September 2023 mengumumkan telah meningkatkan status kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian ke tahap penyidikan. KPK juga menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun lembaga antirasuah belum bisa mengumumkan pihak mana saja yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyidikan dan pengumpulan bukti masih berjalan.

Rumah dinas Menteri Pertanian SYL di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, juga digeledah pada Kamis, 28 September 2023, dan ditemukan barang bukti berupa uang tunai senilai miliaran rupiah.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik ​​KPK juga menemukan 12 pucuk senjata api yang kini telah diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.

Reporter: Indra Arief Pribadi
Redaktur: Herry Soebanto
HAK CIPTA © ANTARA 2023

Exit mobile version