:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4622177/original/073292600_1698140716-cover.jpg)
Suntikan pembakar lemak yang dijanjikan sebagai cara cepat menurunkan berat badan ini tidak hanya memiliki risiko efek samping seperti iritasi kulit, memar dan bengkak di sekitar area suntikan, namun dalam kasus Beatriz, berubah menjadi mimpi buruk yang tidak terduga.
Beatriz menerima sekitar 60 suntikan vitamin, dengan 10 suntikan di masing-masing lengan, 20 di punggung, dan 20 di perut. Namun, saat ia terbangun keesokan paginya dengan gejala yang membuatnya khawatir. Demam, menggigil dan keringat dingin menjadi masalah sepanjang hari.
Beberapa hari kemudian, muncul bekas luka di kulitnya di bekas suntikan. Ketika dia mencari pertolongan medis, dokter meyakinkannya bahwa gejala-gejala ini tidak perlu dikhawatirkan. Namun dalam beberapa hari, kondisinya semakin parah.
Beatriz menggambarkan pengalaman mengerikan di mana kulitnya mulai meledak dan tubuhnya tampak seperti “memakan dirinya sendiri hidup-hidup”. Setelah dua minggu tinggal bersama temannya, Beatriz akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit karena takut meninggal. Hasilnya adalah diagnosa yang mengerikan yaitu nekrosis, yaitu matinya jaringan tubuh akibat infeksi.
