NEWS

IMI Pusat mengeluarkan aturan mengenai registrasi produk pada ajang balap motor

IMI Pusat rilis aturan soal registrasi produk di ajang balap motor

Jakarta (ANTARA) – Ikatan Motor Indonesia Pusat (IMI) mengeluarkan aturan terkait registrasi produk yang digunakan pada event olahraga sepeda motor yang tertuang dalam Keputusan IMI Pusat Nomor 011/IMI/SK-ORGAN/A/I/2024 tentang Registrasi Jenis dan Macam Produk/Sparepart Kendaraan Bermotor Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia.Dikutip dari keterangan resmi IMI Pusat yang diterima, Jumat, aturan ini bertujuan untuk mensinergikan keharmonisan antara pabrikan dan regulator dari IMI Pusat untuk mengembangkan industri balap motor Tanah Air.

“Kita sudah mempunyai program pengembangan dan prestasi balap motor yang harus terus dilakukan,” kata Deputi Pusat Olahraga Sepeda Motor IMI Eddy Saputra.

“Dalam pelaksanaannya semua orang mempunyai kepentingan, termasuk sponsor, khususnya produsen suku cadang yang juga berkontribusi langsung terhadap prestasi para pembalap,” imbuhnya.

Sejak Desember 2023, aturan registrasi produk tersebut akan mulai disosialisasikan kepada produsen atau pemilik merek suku cadang termasuk perlengkapan berkendara. Segala produk yang berhubungan dengan dunia balap motor harus terdaftar di IMI di bawah naungan Kedeputian Olahraga Sepeda Motor.

Program ini sebenarnya sudah digagas IMI sejak tahun 2019 namun sempat terganjal pandemi COVID-19 hingga akhirnya mulai tahun 2023 akan kembali dilaksanakan guna meningkatkan kualitas pembalap Indonesia agar bisa bersaing di kancah internasional.

“Oleh karena itu aturan registrasi ini kami keluarkan untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan dunia balap agar tetap berjalan. Balapan bisa terselenggara sesuai jadwal, pembalap mengukir prestasi, pabrikan juga bisa melakukan aktivitas untuk mempromosikan produknya, “ucap Eddy.

Dengan mendaftar, IMI Pusat akan mencantumkan daftar produknya dalam buku Peraturan Nasional Olahraga Motor (PNOKB) 2024 yang akan dibagikan ke seluruh Provinsi IMI serta di website resmi IMI.

Biaya yang dikenakan untuk mendaftarkan produk ini adalah Rp 5 juta dengan jangka waktu satu tahun. Ketentuan registrasi produk ini berlaku pada Kejuaraan Balap Motor Nasional seperti Motoprix, OnePrix dan Mandalika Racing Series.

Hal ini akan menjadi dasar perlindungan terhadap penggunaan produk dalam kegiatan olahraga balap motor selama satu musim kompetisi.

Baca juga: Indonesia Drift Series 2024 siap menggelar kompetisi di tiga kelas

“Jadi bukan hanya sekedar membayar registrasi, tapi jika ada pembalap atau tim yang tidak menggunakan produk registrasi maka sanksinya adalah diskualifikasi. “Setiap kejuaraan akan ada juri dari IMI Pusat yang akan mengawasi proses ini dan jika jika ada pelanggaran yang ditemukan, silakan laporkan.”

Di sisi lain, Ketua Dewan Pengawas IMI Pusat Jeffry JP mengatakan balap motor akan menjadi contoh penerapan registrasi produk karena sudah tumbuh menjadi sebuah industri.

Tahap selanjutnya yang akan kami rencanakan adalah membantu mendorong produk dalam negeri agar memiliki kapasitas dan daya saing tinggi sehingga bisa digunakan di ajang internasional dengan homologasi FIM, kata Jeffry.

“Saat ini kami sedang menjajaki kerja sama dengan Puspitek untuk menguji produk guna mendapatkan sertifikasi,” tambahnya.

Masa pendaftaran produk ini akan ditutup hingga 15 Februari dan dipastikan tidak ada penambahan tambahan saat kompetisi balap motor berlangsung pada tahun 2024.

Baca juga: Benavides dan Price Siapkan Strategi Terbaik Taklukkan Dakar 2024

Berikut produk yang telah didaftarkan.

Uma Racing RCB Proliner VND Ultraspeed Racing Creampie Muffler Cardinal Racing Indonesia Kawahara BRT Motobatt Chemco (Nissin) Gordons Racing AHRS NHK Helm SYS & MFZ Racing Dynapolt Teknologi Indonesia GS Astra Aspira Premio Pirelli KYB DID Racing Chain Ardians Racing Suit /HRP NGK Busi Percikan Cepat Pasang Rantai RK Indonesia (Surya Tritunggal) SSS KYTA NWN​​​​​​​ PT. Anugerah Aneka Industri RBT34 Racing God Speed ​​Motor MBR Tech​​​​​Accossato​​​​​​​ DNA PT. Gema Air Masindo (BPro) Helm KYT​​​​​​​ Sproket WR3 (Leo Sunarno) TDR Apitech YSS RPD Ohlins​​​​​​ PT Putra Prima Glosia (Arai, RS Taichi)

Baca juga: Drifter Wanita Ungkap Tantangan Menekuni Motorsport
Baca juga: “NASCAR: Full Speed” rangkum drama sepanjang kejuaraan NASCAR 2023

Wartawan : Arnidhya Nur Zhafira
Redaksi : Eka Arifa Rusqiyati
Hak Cipta © ANTARA 2024

Exit mobile version