:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2051923/original/092404300_1522750719-Waspada-Gejala-Erotomania-dalam-Diri-Anda-By-ArtFamily-shutterstock.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Setiap orang mempunyai kebutuhan akan cinta dan kasih sayang, oleh karena itu wajar jika seseorang merasa bahagia atau bahagia ketika merasa ada yang mencintainya. Namun, ada kondisi tertentu di mana seseorang merasa dicintai, padahal kenyataannya tidak.
Kondisi ini dikenal dengan sebutan erotomania, yaitu gangguan jiwa yang membuat seseorang percaya bahwa ada orang tertentu yang mencintainya secara diam-diam. Faktanya, ini hanyalah ilusi. Meski penderitanya seringkali sulit dibujuk dengan fakta dan bukti yang mengatakan sebaliknya.
Sebagai salah satu gangguan jiwa, erotomania merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan kimiawi di otak sehingga memengaruhi persepsi seseorang terhadap realitas. Berbagai faktor seperti stres, penyakit mental lainnya, atau trauma masa lalu juga diyakini menjadi pemicu munculnya erotomania pada seseorang.
Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi dan mengobati gangguan jiwa ini dengan bantuan profesional agar penderita dapat memperoleh pengobatan dan dukungan yang tepat. Untuk memahami lebih dalam apa itu erotomania, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini seperti dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (17/2/2024).
KPU telah mengumumkan bahwa seluruh penyandang disabilitas termasuk penyandang disabilitas mental (gangguan jiwa) berhak memilih pada pemungutan suara pemilu 17 April 2019.
