
Los Angeles (ANTARA) – Laporan yang dimuat pada National Stop Bullying Day menyebutkan California menduduki peringkat pertama dalam daftar negara bagian di Amerika Serikat (AS) yang memiliki masalah bullying terbesar.Laporan dari situs keuangan pribadi WalletHub.com mengukur prevalensi dan pencegahan penindasan di 47 negara bagian dan District of Columbia dengan memeriksa 20 metrik utama.
Hal ini berkisar dari tingkat insiden penindasan, biaya yang harus ditanggung sekolah akibat ketidakhadiran siswa, hingga jumlah siswa sekolah menengah yang menjadi korban penindasan secara online.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa lima
Negara bagian dengan masalah intimidasi terburuk di negaranya adalah California, Alaska, Nevada, New Jersey, dan Louisiana.
Selain itu, laporan tersebut mengungkapkan bahwa sekitar 20 persen siswa berusia 12 hingga 18 tahun mengalami perundungan secara langsung, online, atau keduanya.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa selain dampak fisik, emosional, dan psikologis terhadap korban, penindasan juga menimbulkan dampak sosial ekonomi yang merugikan.
Laporan tersebut mengutip penelitian dari Association for Psychological Science yang menemukan bahwa pelaku intimidasi, korban, atau keduanya, lebih mungkin mengalami kemiskinan, kegagalan akademis, dan pemutusan hubungan kerja saat dewasa dibandingkan mereka yang bukan pelaku atau korban.
Selain itu, orang-orang yang terkena dampak lebih besar kemungkinannya untuk melakukan kejahatan dan menyalahgunakan narkoba dan alkohol, menurut laporan tersebut.
Wartawan: Xinhua
Redaksi : Imam Budilaksono
HAK CIPTA © ANTARA 2023
